Alokasi waktu, tempat, dan kesadaran; dan langkah awal yang benar

Intinya alokasi. Langkah pertama alokasi. Meniatkan diri dengan penuh kesadaran untuk meluangkan waktu, tempat dan kesadaran. Kalau tidak ada alokasi, bagaimana bisa masuk ke langkah berikutnya.

Apakah hasil akhir harus tercapai? Di langkah awal, jangan terfokus pada hasil akhir, tapi fokuslah pada proses, pada memasuki pintu yang benar.

Ingin bisa algoritma, ingin menguasai algoritma, itu adalah salah satu tujuan. Itu tujuan praktis, itu salah satu hasil yang ingin dicapai. Tapi yang terpenting adalah transendensi tujuan ke yang lebih tinggi. Bahwa kamu mau mempelajari itu algoritma, atau yang lain, adalah lillaahi ta’aala, untuk mengingat-ingat dan menyadarkan diri akan kebesaran dan keluasan ilmu Allah Ta’aala, dengan harapan makin memahami betapa kecil diri ini dan betapa Maha Luas Ilmu dan Kekuasaan Allah Ta’aala. Ini adalah pintu batin.

Pintu lahir adalah tetap gerak ke arah yang benar dan jangan mudah teralihkan atau terganggu. Soalnya, kadang atau sering mau ke situ saja harus berputar-putar dengan berbagai aktivitas lain (terutama berinternetan) sehingga waktu tersisa untuk membuka buku tinggal sedikit. Takut kesulitan harusnya bukan lagi jadi alasan untuk berputar-putar. Orang sudah kita sederhanakan kok, bahwa semuanya lillaahi ta’aala dan langsung alokasi menghadapi buku (buku-buku) yang dimaksud, terus dah berinteraksi dengan buku-buku itu dengan penuh kesabaran, konsentrasi, dan ketelatenan, dengan tetap ingat bahwa yang Anda pelajari adalah tanda-tanda Kebesaran Allah SWT.

Kalau masih merasa kesulitan bagaimana? Tetaplah bersabar dan jangan cepat menyerah, apa lagi putus asa. Tetaplah memohon pertolongan agar Allah berkenan membukakan pintu kepahaman bagi dirimu.

One response to “Alokasi waktu, tempat, dan kesadaran; dan langkah awal yang benar

  1. apapun yang dibayangkan manusia itu mungkin, selama ada keinginan yang sangat kuat untuk meraihnya.
    bila ingin sesuatu bayangkanlah keinginan itu telah tercapai, bekerja kerslah untuk mencapainya, bersedekahlah untuk mempermudah mencapainya dan yang paling penting mintalah kepada allh untuk mengabulkannya.
    Kun Fa Ya Kun apa yang dikehendaki pastilah tercapai.

    Hidup cuma sekali menjadi kaya itu harus, tetapi yang lebih utama menjadi manusia yang selalu bahagia.
    bisa merasakan semua kebesarannya.

    Amin..Amin..Amin..Amin..Amin..Amin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s