Musim Penggrebegan Teroris di Bulan Agustus 2009

Musim Penggrebegan Teroris di Bulan Agustus 2009

Tidak ada mendung tidak ada angin, tiba-tiba bulan ini Agustus 2009 menjadi musim penggerebegan “teroris” di tanah Jawa, Indonesia. Hanya saja telingaku sudah kebal, setiap kali ada laporan siaran langsung, tidak langsung, beraking news, atau apalah namanya di tv tv negeri maupun swasta, aku cuma mandeg sebentar lalu ganti saluran. Aku hanya perlu input dari tv sesuatu yang memberi semangat hidup, yang memberi semangat berjuang dalam menempuh dan melalui kehidupan ini.

Berita teroris hanyalah berita yang amat membuang dan memboroskan energi baik bagi yang memproduksi, melaksanakan, pemburu, buron, reporter, masyarakat, maupun menyaksikan berita itu. Apa sih untungnya mengebom media dengan berita kelas murahan ini? Apa biar kita disukai oleh negara tertentu biar kita bisa mendapatkan hutangan lagi? Atau apa agar negara kita dikira oleh negara-negara lain bahwa negara kita adalah negara yang suka berburu teroris? dan juga suka berburu hantu (seperti juga disiarkan oleh tv tv kita)? Atau biar isu penting dan pokok dalam memberantas koruptor dan membersihkan pemerintahan dari kekotoran permainan para pebisnis kekuasaan teralihkan?

Kalau menurutku, sebaiknya yang berburu dan yang diburu bersatu saja untuk berburu teroris yang sebenarnya. Siapa teroris yang sebenarnya itu? Mereka itu adalah para koruptor dan para pejabat busuk yang membawa kesengsaraan mayoritas rakyat Indonesia. Teroris yang sebenarnya di negeri ini adalah para koruptor dan para pejabat busuk. Setuju?

Kalau cuma tukang meledakkan diri di keramaian, baik di hotel, di supermarket, maupun di bandara itu kan cuma makan korban yang kecil dan korbannya cuma orang-orang tertentu yang cukup mampu untuk menginap di hotel, di supermarket, maupun di bandara. Lha kalau ulah koruptor dan pejabat bejat dampaknya tidak hanya satu dua orang yang mampu tapi seluruh rakyat miskin mulai dari bayi, balita, sampai tua renta semua kena!

Oleh karena itu aku di sini menghimbau seluruh jaringan “teroris” yang bersembunyi di balik intelijen di Indonesia dan seluruh aparat kepolisian dan badan intelijen, tolonglah untuk ke depan yang sampeyan semua bomi bukan orang-orang kaya yang sedang bersenang-senang di hotel, di supermarket, maupun di bandara, tapi alihkanlah sasaran ke orang-orang super duper kaya yang ada di bumi nusantara ini akibat mereka telah merampok bumi, air, dan kekayaan yang ada di bumi nusantara untuk sebesar-besarnya kesejahteraan mereka dan anak cucu mereka sendiri tanpa memikirkan rakyat yang sedang menjerit-jerit demi sesuap nasi.

Ancamlah para koruptor dan pejabat bejat dengan bom-bom dan pistol-pistol sampeyan sampai sedemikian hingga mereka kapok dan menyerahkan seluruh harta kekayaan yang mereka rampok kembali kepada rakyat untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya demi kemakmuran rakyat dan kepentingan umum.

Sudahlah para intelijen yang membuat skenario di balik sandiwara “teroris” di nusantara, sampeyan semua apa kurang pekerjaan? Mbok bekerja itu yang bener, yang membela kepentingan rakyat banyak, yang mensejahterakan rakyat banyak, bukan cuma menerima order atau pesanan dari orang-orang kuat baik yang sedang bercokol di bumi nusantara maupun di luar bumi nusantara, lalu mewajibkan seluruh media di nusantara untuk meliput siaran langsung sandiwara itu.

Apa sampeyan semua tidak belajar dari sejarah? Pernah mendengar bumi Mojopahit? bumi USSR? bumi daulah khilafah islamiyah? tahu enggak sampeyan semua bumi Mojopahit yang dulu kuatnya amit-amit, kini sudah hancur lebur dengan tanah? USSR kini sudah luluh lantak? daulah khilafah islamiyah sekarang juga sudah sirna? Apa yang sampeyan semua banggakan dengan tempat sampeyan sekarang? ayolah cepat-cepat bertaubat dan memperbaiki diri serta berubah untuk menyambut kedatangan negeri baldatun toyyibatun wa robbun ghofuur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s