Angin berhembus menyegarkan

Angin berhembus menyegarkan yang kena hembusan. Hati mereka condong ke mana juga seperti hembusan angin. Siapa yang menghembuskan angin? Dia!

Ada kalanya condong ke anak-anak muda. Pernah ada kalanya anak-anak muda gigit jari. Hembusan angin mana bisa ditebak?

Tanpa harus menunggu kena hembusan angin, sebagi orang yang beranjak tua, larilah ke sumbernya. Kepada Dia yang menghembuskan angin, dan yang menyondongkan hati-hati manusia. Yang menuakan orang muda, untuk kemudian menghadapkan kembali kepadaNya.

Wislah optimalkan dirimu dengan berawal dan berpusat dari hatimu. Ora-orane yen Gusti Allah ora wêlas marang kawulané. Ora soko njobo mênjêro, ning ko njêro menjobo. Mbangun njeroané sikik sing kudu nomêr siji, njur sing njobo otomatis bakal kênå imbasé. Arêp ana angin mlayu ngalor, ngidul, ngétan, opo ngulon, wis ora bakal gumun manèh.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

salah satu keanehan bni internet banking

Pernahkah anda ketika bertransaksi di Internet banking, sedang enak enaknya proses transaksi, setelah menekan tombol eksekusi, muncul pesan di bawah ini?

Sistem kami mendeteksi adanya usaha login menggunakan user-id yang sama. Silakan login kembali setelah 5 menit atau hubungi BNI Call 1500046 apabila Anda merasa tidak melakukan hal tersebut.

? Ini adalah yang baru saja terjadi pada saya.

Merepotkan bukan?

Harusnya sistem bisa dibuat lebih cerdas sedikit. Yakni, pesan di atas harusnya diberitahukan seawal mungkin, yakni ketika pengguna berhasil login. Pesan itu langsung dimunculkan. Dengan demikian, pengguna tidak dibuat waktunya hilang percuma oleh sistem. Pengguna melakukan transaksi, tapi ujung-ujungnya dikacaukan oleh pesan di atas, yang itu tentu saja pesan yang muncul terlambat.

ABCDE Go-jek Jakarta kekurangan dan kelemahannya, dan kritik sistem go-jek pada umumnya

Pernah Selasa 4 Juni 2017 sore hari jam lima lebih aku memesan GoJek dari depan Gedung Artha Graha (kuningan ya?) untuk tujuan Bandara Halim Perdanakusuma. Pesan mulai jam lima sore aku ulang berulang-ulang (sampai hampir sepuluh kali) sampai hampir jam enam sore, tidak ada satu pun kru Go-Jek yang merespons! Ada satu merespons tapi via sms mengeluh kalau kalau harus muter jauh, dan terpaksa aku klarifikasi kru tersebut dengan aku telepon (karena aku tidak sabar), dan ternyata dugaanku betul, dia mau membatalkan dari mengangkut saya ke bandara halim perdana kusuma.

Ini adalah kelemahan fatal dari sistem Gojek saat ini yang saya temukan dan tentu saja dialami oleh bukan hanya saya. Sistem Go-Jek idealnya memberikan response time untuk setiap kali pemesanan jangan sampai lebih dari 5 atau sepuluh menit. Kalau response time sampai mendekati satu jam, jelas ini sangat mengecewakan konsumen!

Saya paham kenapa ini terjadi. Ini adalah gara-gara setiap kru Go-Jek tidak ingin untung sedikit. Mereka mau untung sendiri sehingga kalau ada order pada peak time yang memerlukan effort lebih mereka mending menghidarinya, mereka mending mengangkut yang aman-aman saja. Seperti order saya ini adalah order yang diperkirakan memerlukan effort lebih dari kru Go-Jek karena diperkirakan akan melewati jalur padat yang berpeluang macet. Ini secara individu kru GoJek menguntungkan mereka, namun secara sistem GoJek keseluruhan akan dihasilkan citra amat buruk yang mencoreng GoJek. Response time sampai hampir mendekati satu jam! adalah sangat tidak bisa diterima untuk sistem mutakhir (abad informasi dan internet mobile) yang harus responsif. Sistem semacam ini dapat kita kategorikan sebagai sistem yang gagal total. Jadi kesimpulannya kalau ini dibiarkan akan menjadi bumerang bagi sistem Go-Jek, bagi reputasi sistem GoJek secara keseluruhan.

Lalu bagaimana solusinya?

Nah, saya mengkritik, dan saya harus memberi solusi alternatif pemecahan. Ada banyak alternatif. Salah satunya adalah ketika ada order yang tidak direspons untuk jangka waktu yang bisa ditolerir seperti yang saya alami di atas, sistem bisa membuat aturan untuk meng-assign secara acak pada salah satu dari beberapa kru Go-Jek terdekat dengan calon penumpang itu. Dan kru yang di-assign oleh sistem tidak boleh menolak, dan kalau menolak, sistem akan memberi penilaian reputasi kru dengan nilai kurang (pengurangan nilai reputasi kepada kru tersebut. Atau bisa dengan menghukum kru tersebut dengan jalan men-skors atau mengeblok kru tersebut agar tidak bisa menerima pelanggan selama sekian jam atau sekian hari.) Bisa juga dengan reward, kru yang bersedia menerima perintah dari sistem diberi nilai tambah atau bisa diberi reward point apalagi kalau sistem bisa mendeteksi ternyata order yang dijalani oleh kru memang sulit (dengan mendeteksi waktu tempuh yang melebihi waktu wajar).

Pesan GoJek tidak berhasil meski aku ulang berkali-kali, akhirnya aku naik Ojek Pangkalan.

Jadi, kejadian fatal sistem go-jek, atau fatal error ini, masih bisa diselamatkan secara sistem. Oleh karena itu, mudah-mudahan tulisan ini masuk ke pihak Go-Jek dan segera pihak GoJek untuk menindaklanjuti kelemahan fatal atau kekurangan yang merugikan konsumen ini agar sistem Gojek menjadi sistem solid yang bisa dipercaya, bukan sistem yang bisa dipakai untuk pilih-pilih tebu. Sekali lagi, berpikirnya harus secara sistem, bukan per individu kru gojek tersebut. Demikian, terima kasih.

Bagaimana membuat feed di blog?

Saya ingin membuat feed…

http://rss.sciencedirect.com/getMessage?registrationId=JCIAKFQAKEIJNCJCLCJFJFKDJGJGOJQFJGRCQLKIJP&_OA=Y

Taiwan Mobile, kartu OK, melawan kartu SImpati Telkomesel–kartu nomor mobile telepon: kedaluwarsa tapi di extend otomatis

Taiwan Mobile, kartu OK, kartu nomor mobile telepon: kedaluwarsa tapi di extend otomatis

Bulan ini aku punya pengalaman menyenangkan dari Kartu OK, Taiwan Mobile. Di bulan ini tanggal berapa endak ingat, harusnya kartu ku expired. Tapi ternyata setelah aku cek, dia si perusahaan Taiwan Mobile tidak menghanguskan kartuku, tapi meng-extend otomatis selama enam bulan ke depan; dan saldo pulsaku masih tetap. Aku sudah berlangganan kartu ini selama tiga tahun lebih.

Pengalaman menyenangkan ini mengingatkan ku kembali dengan pengalaman pahit yang disuguhkan oleh kartu telepon SIMPATI dari Telkomsel Indonesia. Nomorku waktu itu masih aku ingat, karena cukup cantik, 08122728821, dan juga nomor ibuku yang sudah lupa, tapi keduanya mengalami nasib naas yang sama. Keduanya mengalami hangus yang tidak bisa di-recover.

Catatan ini tidak bermaksud sama sekali untuk menjelek-jelekkan Simpati dari Telkomsel, tapi untuk pelajaran bagi kita semua, sesama umat manusia. Tapi kalau nanti orang penting dari SIMPATI Telkomsel kok tiba-tiba mengetahui postingan ini, terus menyadari kekhilafan perusahaan simpati dari Telkomsel di masa lalu terhadap nasip kartuku dan kartu ibuku, lalu atas nama perusahaan Beliau meminta maaf dan memberi ganti rugi, atau mengaktifkan nomorku dan nomor ibuku dan mengembalikan pulsa yang dulu dia hanguskan, ya itu bisa lebih baik.

Waktu itu adalah jaman ketika hape Siemens model S4p, hape yang ada sedotannya panjang, masih biasa dipakai orang. Dan saya sendiri waktu itu memakainya dengan kartu simpati dari Telkomsel dengan nomor di atas, juga Ibuku juga memakai hape itu juga dengan kartu simpati dari Telkomsel.

Kedua nomor itu biasa kami isi ulang secara bareng-bareng sehingga hari kedaluwarsa keduanya sama.

Nah, pada suatu hari aku kelupaan untuk mengisi, sehingga aku tahu kalau hangus baru sehari setelah hari kehangusannya. Tiba-tiba aku melihat di layar Siemens S4P tulisan Telkomsel sudah tidak ada lagi. Terus sinyal hilang. Lalu aku sadar, o ya, aku baru ingat kalau harus mengisi ulang kartu. Dan harga voucher waktu itu belum ada yang eceran kecil-kecil, adanya baru 100 ribuan rupiah setiap kali isi ulang. Kalau tidak salah ingat, aktif satu bulan, tenggang satu bulan.

Lucunya pula, sehari atau beberapa hari sebelum tanggal hangus, lha kok tidak ada pemberitahuan bahwa kartu akan hangus.

Ya sudah, karena kelupaan kartu kami berdua hangus. Namun aku mencoba datang ke grapari di jalan Sudirman dekat toko buku Gramedia Yogyakarta siapa tahu bisa aktif kembali. Di depan customer service grapari telkomsel Yogyakarta aku mengaku apa yang telah terjadi terhadap dua kartu kami. Kami juga memberitahu bahwa saldonya tidak sedikit, masing-masing sudah bersaldo satu jutaan rupiah karena setiap isi ulang waktu itu 100 ribuan dan kami menelpon jarang-jarang.

Costumer service bertindak dengan sangat baik, mengikuti prosedur dan peraturan standar yang berbunyi yang sudah hangus ya sudah, tidak ada ampun, dan tidak ada jalan untuk mengaktifkan lagi, apalagi untuk mengembalikan pulsa yang hangus meskipun jumlahnya sangat banyak menurut ukuran waktu itu yakin total 2 jutaan rupiah untuk dua kartu. Menurut peraturan saat itu, jalan untuk mengaktifkan satu-satunya adalah dengan cara bermigrasi dari prabayar ke pasca bayar dengan catatan harus mau saldo pulsa tetap nol, yakni, yang hangus tidak bisa-direcover, (karena saya tidak suka pascabayar option ini saya tolak).

Pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Kejadian pelanggan Telkomsel kartu Simpati di atas yang merugi karena tidak ada lagi peluang (dan nilai tawar pelanggan) untuk mengaktifkan kembali nomor cantiknya, untuk mengeklaim tabungan pulsa, merugikan pelanggan yang sudah berlangganan bertahun-tahun (kesetiaan bertahun-tahun tidak dihargai gara-gara lupa dan terlambat hanya satu hari) ternyata bisa dihindari kalau saja pihak SIMPATI menganut paham seperti yang baru saja di bulan ini dianut oleh penyedia layanan telpon mobile Taiwan Mobile (Kartu OK), Taiwan.  Padahal saldo saya di kartu OK hanya 100 TWD dan saldo ini pun tidak hangus, juga waktu aktif di-extend enam bulan ke depan.

Mengapa Tekomsel / kartu simpat jaman dulu bisa seperti itu?

Alasannya mungkin adopsi peraturan saja yang kaku dengan mengikuti program komputer secara kaku tanpa reserve. Padahal secara pemrograman, kejadian di atas bisa diatasi, semisal, dengan melihat kejadian yang saya alami dengan kartu OK saya. Misal bisa begini, kalau pelanggan sudah berlangganan selama sekian tahun atau pelanggan sudah rajin mau mengisi pulsa secara akumulatif sebanyak sekian ratus ribu, maka bila pelanggan terlambat sehari, kartu pelanggan tidak usah hangus, tapi cukup diblokir sementara saja. Setelah pelanggan meminta maaf lewat grapari, misal dengan mengisi formulir tertentu dan/atau denda sekian rupiah, pelanggan bisa mengaktifkan kembali nomor kartu cantiknya dan saldonya pulih kembali (atau saldonya pulih kembali dengan potongan sekian persen). Apa sulitnya membuat program seperti ini?

Sekali lagi, catatan ini adalah untuk pelajaran buat kita bersama untuk peradaban masa depan yang lebih baik dan lebih manusiwai, bukan peradaban kaku yang mesin-i atau yang komputer-i bagi dunia komunikasi mobile.

Belajar vocabulary bahasa Inggris dengan memakai lingoes

Pengalaman baru saja hari ini adalah bermain-main vocabulary di http://vocabulary.com ; permainan mirip dengan game yang membuat ketagihan tapi tidak apa-apa karena efeknya positif, bisa menguasai kata-kata baru via kuis.

Baru saja tadi di toko buku aku lihat pula semacam kamus Longman yang dulu pernah juga aku koleksi dari beli versi buku-buku bajakan di Shopping Senopati Yogyakarta. Harganya sekitar 1000an NTD. Sampai di dorm, aku cek di Internet ternyata aku menemukan ini: http://www.4shared.com/file/IUjPd3hR/Longman_Language_Activator.html . Penasaran kok ekstensi file nya LD2? File apa ini?

Google punya google, ternyata file tersebut bisa dimuat dengan memakai software yang disebut Lingoes. Asyiknya ada versi portabel. Sehingga aku pilih unduh versi portabelnya di sini http://www.lingoes.net/en/translator/trans_downsoft.php?id=41 . Ketika blog ini ditulis software Lingoes sudah versi 2.8.1. Ketika aku jalankan, setelah kuekstrak di harddisk eksternal, ternyata sudah ada bawaan beberapa kamus.

Kemudian aku menginstal LD2 dari Longman Language Activator lewat dalam program Lingoes tersebut. Sekarang aku menjadi punya Longman Language Activator versi software. Niat untuk membeli buku fisiknya jadi aku urungkan.

Kelihatannya Lingoes sendiri fleksibel, dapat menginstal berbagai macam kamus menurut data yang LD2 yang kita punyai.

aturan masa tenggang dan aktif IndosatM2 IM2 broom lawas saya yang lebih rasional

Dulu masa tenggang IndosatM2 IM2 yang broom extra apa ya, rasanya nganeh-nganehi. Ketika kita berada dalam masa tenggang, meskipun kita mengisi 100ribu FULL, kita akan mendapatkan masa aktif yang tidak mesti satu bulan, tapi variabel dari satu bulan maksimum sampai satu hari. Waktu itu mungkin mereka mempunyai matematika yang masih level rendah, sehingga perhitungan masa aktif menjadi sangat merugikan konsumen.

Aku punya Broom lama (versi apa lupa pokoknya unlimited yang 100rb dapat 2 giga apa berapa itu) sudah lama. Pernah tanggal dan bulan berapa aku lupa; IndosatM2 mengakali aku dengan menyunat masa tenggang dari pernjanjan awal 6 bulan menjadi 3 bulan biar sama dengan produk-produk mereka yang baru. Namun aku tidak bisa protes karena aku adalah konsumen yang baik dan penurut. Kebijakan yang tidak bijak ini saya tidak tahu, terjadi ketika IndosatM2 dipimpin oleh siapa juga saya tidak tahu. Tapi saya pikir ini adalah kebijakan yang sangat tidak bijak, karena menyalahi dan melanggar janji nya sendiri atas produk yang pernah dia luncurkan

Namun baru saja aku membuka accountku di 081410631594, ternyata IndosatM2 sudah sedikit lebih cerdas. IndosatM2 rupa-rupanya sudah mendapatkan pelajaran matematika yang baik, bijaksana, dan benar. Kayaknya kapanpun kita mengisi 100Ribu rupiah, selama itu dalam masa tenggang, kita akan mendapatkan masa aktif satu bulan full. Lihat screenshot kalau tidak percaya!

Dan alhamdulillah juga, IndosatM2 ternyata sudah sadar dan insyaf dengan mengembalikan masa tenggangku tidak 3 bulan tetapi kembali ke 6 bulan, kalau kita lihat dari screenshot di atas… Makasih IndosatM2….